5 Teknologi Dalam Sepakbola Modern, Membuat Pertandingan Lebih Baik

5 Teknologi Dalam Sepakbola Modern Membuat Pertandingan Lebih Baik

Tidak ada yang bisa memungkiri bahwa sepakbola adalah salah satu cabang olahraga paling populer. Cabang olahraga ini telah mengalami banyak perkembangan dari masa ke masa. Memasuki abad ke 21, teknologi memiliki banyak peran dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia olahraga. Inovasi dalam dunia olahraga, tepatnya sepakbola seiring waktu terus mengalamin perkembangan. Teknologi mampu memberikan pengaruh yang besar pada olahraga ini. Berikut ini 5 teknologi dalam sepakbola sekarang.

1. Teknologi Video Assistans Referee (VAR)

5 Teknologi Dalam Sepakbola Modern, Membuat Pertandingan Lebih Baik

Teknologi ini menjadi perbincangan pada Piala Dunia Rusia 2018 lalu . Fungsi dari teknologi tidak lain adalah membantu wasit membuat keputusan pada saat-saat yang kontroversial.

Wasit utama yang memimpin pertandingan, akan mendapat bantuan dari asisten wasit VAR yang memiliki Ruangan khusus. Tugas asisten wasit ini melihat tayangan ulang pristiwa kontroversial yang telah terjadi. Kemudian memutarkan ulang kejadian tersebut pada monitor kecil pada pinggir lapangan, lalu wasit memeriksanya melalui monitor tersebut sebelum mengambil keputusan kembali.

Dengan demikian, adanya VAR ini dapat meminimalisir kesalahan wasit dalam mengambil keputusan dan pertandinganpun akan tersaji lebih baik.

2. Teknologi Electronic Performance and Tracking Systems (EPTS)

5 Teknologi Dalam Sepakbola Modern, Membuat Pertandingan Lebih Baik


EPTS adalah teknologi berbasis tablet, dimana dapat melacak statisik dari seorang pemain dan segala hal dalam pertandingan.

Berkat adanya teknologi ini, dapat mempermudah pelatih menentukan strategi ketika hendak bertanding. Karena melalui sebuah tablet, pelatih secara realtime dapat memantau semua pergerakan pemainnya ketika bertanding . Sebanyak 396 kamera terpasang pada stadion yang merekam seluruh gerakan pemain.

Teknologi EPTS pernah diuji coba FIFA pada tahun 1996. Kegunaannya untuk mendeteksi bola, garis gawang dan rumput stadion. Pada Piala Dunia 2018 lalu, teknologi kembali FIFA gunakan.

3. Teknologi Jersey Penyerap Keringat

5 Teknologi Dalam Sepakbola Modern, Membuat Pertandingan Lebih Baik


Pernahkah kalian memperhatikan jersey pemain sepakbola dari tahun ke tahun yang makin lama semakin keren. Tahun 2000-an lah mulainya jersey pemain sepakbola yang memiliki teknologi untuk menyerap keringat.

Jersey ini juga memiliki design mengatur temperatur panas dan udara yang masuk. Design ini tentunya akan memberikan kenyamanan pada pemain yang sedang bertanding, sehingga menampilkan performa terbaiknya

4. Teknologi Goal Line Technology

Goal Line Technology

Teknologi ini sangat membantu wasit untuk menentukan apakah bola sudah melewati garis gawang atau belum sama sekali. Wasit memiliki keterbatasan penglitahan, namun dengan teknologi ini keputusan yang wasit ambil tentang itu gol atau tidak akan lebih akurat.

Lantas bagimana cara kerja Goal line technology ini?

Baca Juga: Vivo IFEA Kamera Depan Bisa Lepas Pasang

Nantinya 7 kamera akan terpasang paga bagian atap stadion dan semuanya menghadap ke arah gawang. Sistem yang ada pada kamera akan mengirim sinyal kepada wasit pemimpin pertandingan, apabila bola telah melewati garis gawang.

Setelah melalui perdebatan yang panjang, penerapan Goal line technology ini akhirnya disetujui FIFA. Diterapkan pertama kali Pada Piala Dunia Antarklub 2012 Jepang. Sekarang rata-rata semua turnamen dan liga sepakbola dunia seperti Piala Dunia, Liga Inggris sampai Piala Eropa telah menerapkan teknologi ini pada setiap pertandingan.

5. Teknologi Microchip Dalam Sepatu Sepakbola

Microchip Dalam Sepatu

Teknologi ini berbentuk alat yang bisa mengukur gerak dan kinerja pemain yang sedang bertanding. Kegunaannya adalah untuk mengukur daya jelajah pemain. Adidas, Perusahaan olahraga asal Jerman adalah pionir pertama yang mengembangkan teknologi ini, pada sepatu seri Adizero F50 mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.