Google Hangouts Akan Tutup Bulan November

Google Hangouts
-+=

Meskipun telah menjadi raksasa teknologi dengan layanan dari mesin pencari, sistem operasi Android, YouTube, hingga puluhan aplikasi lain yang digunakan pengguna setiap hari, tidak semua produk buatan Google berhasil. Ada juga beberapa aplikasi yang ditutup, salah satunya adalah Google Hangouts.

Dirilis pada 15 Mei 2013, Google Hangouts adalah platform komunikasi yang mencakup fitur perpesanan instan, obrolan video, SMS, dan VOIP. Sayangnya, aplikasi ini tidak bertahan lama. Google akan resmi menutupnya pada November 2022.

Google sekarang sedang dalam proses mentransfer pengguna Hangouts pribadi gratis ke Chat. Sebelumnya, Google mengakhiri pengguna Google Hangouts for Workspace pada Februari.

Google secara berkala menghentikan merek Hangouts untuk mendukung versi baru layanan perpesanannya selama beberapa waktu. Oleh karena itu, tidak heran jika perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini akhirnya memutuskan untuk menghentikan pengoperasian platform sepenuhnya

Pengguna Google Hangouts Beralih ke Google Chat

Obrolan Gmail Google Hangouts

Google sepertinya bingung dalam pengembangan aplikasi komunikasi. Mereka memiliki banyak aplikasi yang terkait dengan obrolan dan panggilan video. Pada tahun 2005, perusahaan meluncurkan Google Talk yang saat itu mematikan pada pertengahan Juni 2022.

Selain Hangouts, pada tahun 2016 mereka meluncurkan Google Duo sebagai aplikasi yang berfokus pada panggilan video. Nah, pada tahun 2017 diluncurkan Google Meet yang juga berfungsi sebagai video conference call.

Dalam pengumuman yang diposting di blognya, Google mengatakan orang yang masih menggunakan aplikasi seluler Hangouts akan melihat permintaan untuk beralih ke Obrolan. Untuk pengguna yang menggunakan Hangouts di Gmail di web, Google mengatakan tidak akan mulai meminta pengguna untuk beralih ke Obrolan hingga Juli.

“Meskipun kami mendorong semua orang untuk beralih ke Chat, Hangouts di web akan terus tersedia hingga akhir tahun. Pengguna akan melihat notifikasi di produk setidaknya sebulan sebelum Hangouts di web mulai beralih ke Chat di web,” kata Ravi Kanneganti, Product Manager Google Chat, di laman Google Blog (27/6).

Jika Anda masih menggunakan Google Hangouts, Google akan secara otomatis mentransfer percakapan yang ada ke Google Chat. Di aplikasi Google Hangouts, pengguna akan menemukan jendela yang meminta mulai hari ini untuk beralih ke aplikasi Obrolan itu sendiri atau ke Obrolan di Gmail. Dalam notifikasi tersebut, Google menyatakan bahwa Hangouts telah digantikan oleh Google Chat. Di Gmail, Google tidak akan mulai mendorong pengguna Hangouts untuk beralih hingga Juli.

Google juga memberikan opsi untuk menggunakan layanan Ambil untuk mengunduh salinan data Hangouts sebelum secara resmi dihentikan pada bulan November.

Fitur baru Google Chat

Untuk menarik pengguna agar beralih ke Obrolan, Google mengatakan sedang meluncurkan beberapa fitur baru, termasuk kemampuan untuk melakukan panggilan langsung, membuat urutan sebaris di Spaces (Rebranding ruangan) dan berbagi serta melihat banyak gambar.

Google Chat menawarkan pengalaman terintegrasi yang modern di Google Workspace. Beralih ke Google Chat membuka cara baru dan lebih baik untuk terhubung dan berkolaborasi. Misalnya, pengguna dapat mengedit Dokumen, Slide, atau Spreadsheet dengan pengeditan berdampingan, sehingga memudahkan untuk berkolaborasi sambil melanjutkan percakapan.

Google Chat juga menyertakan Spaces, tempat khusus untuk kolaborasi berbasis topik. Grup dan tim dapat berbagi ide, mengerjakan dokumen, dan mengelola file dan tugas, semuanya dari satu lokasi. Dan, antarmuka terintegrasi baru di Gmail memudahkan penggunaan Chat dengan kotak masuk Gmail, Spaces, dan Meet Anda.

“Kami memiliki ambisi besar untuk masa depan Chat, dan dalam beberapa bulan ke depan Anda akan melihat lebih banyak fitur seperti panggilan langsung, pengurutan inline di Spaces, dan kemampuan untuk berbagi dan melihat banyak gambar,” Ravi menyimpulkan.

Google Chat sendiri diperkenalkan pada Oktober 2020.